Jajak Pendapat

Bagaimana Pelayanan Puskesmas di Tempat Anda ?
 
P1130658.jpg

Kontak Kami

cyberpapua


Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday72
mod_vvisit_counterYesterday85
mod_vvisit_counterThis week157
mod_vvisit_counterLast week836
mod_vvisit_counterThis month488
mod_vvisit_counterLast month3073
mod_vvisit_counterAll days26868

Online (20 minutes ago): 8
Your IP: 38.107.191.103
,
Today: Sep 05, 2010

Di dukung oleh:

  
Active Search Results

Film Kami



Get the Flash Player to see this player.

Tong Gabung



24

Feb

Kapok Gunakan Jamkesmas PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   

MASLINDA (33) warga Pangkalpinang merasa kapok menggunakan Jamkesmas. Pasalnya saat berobat menggunakan Kartu Jamkesmas ia seringkali mendapat pelayanan kurang baik dari pihak rumah sakit.
Ia menceritakan pengalamannya saat mengobati anaknya di rumah sakit.

 

“Susah, udah menunggu lama-lama. Sekitar satu jam setengah. Namun obat tersebut tak kunjung diberikan,” tutur Maslinda.

Akhirnya ia memutuskan untuk tidak menggunakan kartu tersebut, suami Maslinda, Syamsia merobek kartu tersebut karena merasa percuma. Mereka pun akhirnya terpaksa membayar obat tersebut kendati dirasakan berat.

Begitu juga ketika anaknya berobat ke puskesmas dengan menggunakan Jamkesmas, namun tidak diperiksa oleh petugas dan langsung diberikan obat. Selang beberapa hari anaknya tak kunjung sembuh sehingga ia terpaksa berobat ke dokter praktik demi kesembuhan anaknya.

Keluhan tentang pelayanan kesehatan juga disampaikan Asdirman warga Bangka Kota, Basel yang mengaku dikenakan biaya berobat di puskesmas padahal mengantongi Jamkesmas.

“Kami orang bodoh susah jadinya, katanya gratis tetapi tetap bayar,” ujarnya.
Sedangkan Sukardi warga Belitung menyampaikan RSUD Belitung terkesan kotor dan peralatan laboratorium untuk tes darah rusak. Sehingga, dia merasa kurang nyaman berobat ke rumah sakit tersebut.

Siti menjawab, jika warga mengantongi Jamkesmas seharusnya digratiskan. Mengenai RSUD Belitung yang kotor dan terbatasnya alat laboratorium perlu peran serta DKR dan dewan setempat untuk mengingatkan manajemen rumah sakit.(day/k8/k9)
http://cetak.bangkapos.com/tbabel/read/29909.html