Jajak Pendapat

Bagaimana Pelayanan Puskesmas di Tempat Anda ?
 
P1130658.jpg

Kontak Kami

cyberpapua


Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday73
mod_vvisit_counterYesterday85
mod_vvisit_counterThis week158
mod_vvisit_counterLast week836
mod_vvisit_counterThis month489
mod_vvisit_counterLast month3073
mod_vvisit_counterAll days26869

Online (20 minutes ago): 9
Your IP: 38.107.191.103
,
Today: Sep 05, 2010

Di dukung oleh:

  
Active Search Results

Film Kami



Get the Flash Player to see this player.

Tong Gabung



18

Jun

Di Yapen, Sembilan Kampung Rusak Parah PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh dekaer   

Di Yapen, Sembilan Kampung Rusak Parah

Salah satu rumah(warung) yang rusak akibat gempa Tektonik 7,1 SR  di ST Rumbewas tepatnya di depan SMU I Serui.BIAK-Gempa bumi tektonik berkekuatan 7,1 Skala Richter (SR), yang mengguncang Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua  Rabu (16/6) pukul 12:16 WIT telah mengakibatkan ratusan rumah hancur dan korban jiwa. Kondisi terparah terjadi  di Distrik Yapen Utara.  

Kepala Badan Nasional Search and Rescue Biak Sumpeno Yuwono di Biak, Kamis menyebutkan, sembilan kampung yang rusak parah yaitu Kampung Aiyari, Randawaya, Hamtimoi, Karowaiti, Waita, Waridoni, Tare, Larelahiti dan Kampung Wabudayar.

“Kondisi masyarakat di sembilan kampung yang rusak parah pasca gempa hingga saat ini masih terisolir serta sangat membutuhkan bantuan bahan makanan dan obat-obatan,” ungkap Sumpeno  Ia mengatakan, Kamis pagi ini dijadwalkan tim Basarnas bersama jajaran TNI/Polri serta Pemkab setempat akan mengirim bantuan bahan pokok berupa beras, makanan dan minuman serta obat-obatan. Dikatakan, pihak tim Basarnas Biak, belum dapat merinci bagaimana kondisi masyarakat pasca gempa bumi tektonik tersebut.  “Sesuai laporan tim Basarnas bersama jajaran TNI/Polri serta aparat Pemkab Yapen Kepulaun bersiap menuju lokasi sembilan kampung yang rusak guna memberikan pertolongan kepada masyarakat pasca gempa bumi tektonik,” katanya.  Untuk korban gempa bumi tektonik di Serui, Kabupaten Yapen Kepulauan, Menurut Sumpeno, sesuai laporan sebanyak dua orang, yakni satu lanjut usia dan satu orang bayi. “Sedangkan korban lain sebanyak empat orang mengalami trauma ringan, satu orang trauma psikologis berat, tiga orang luka berat,” katanya. (cr-6)

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 07 Juli 2010 18:23 )