|
|
Pelayanan RSUD YOWARI Dikeluhkan |
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
| | | Pelayanan RSUD Yowari belakangan ini mulai di keluhkan masyarakat. Adanya informasi dari warga yang menyebutkan pihak RS tetap membebani pasien peserta Jamkesmas dengan tetap memintanya untuk membeli infus dan obat – obat lainnya di RS, tampak benar adanya. |
|
SELANJUTNYA >>>
|
|
|
Kapok Gunakan Jamkesmas |
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
| | MASLINDA (33) warga Pangkalpinang merasa kapok menggunakan Jamkesmas. Pasalnya saat berobat menggunakan Kartu Jamkesmas ia seringkali mendapat pelayanan kurang baik dari pihak rumah sakit. Ia menceritakan pengalamannya saat mengobati anaknya di rumah sakit. |
|
SELANJUTNYA >>>
|
|
|
PRO KONTRA TENTANG ASPARTAM |
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
| | Oleh : Prof Dr Ir ALI KHOMSAN Guru Besar Pangan dan Gizi IPB
Beberapa waktu lalu, harian terkemuka Gorontalo Post, menurunkan berita yang judulnya cukup menarik perhatian masyarakat, "YLKI Rilis 18 Merek Minuman Berbahaya". Isi beritanya tentang penggunaan zat pemanis buatan aspartam. Dikatakan menarik karena 18 merek minuman tersebut sudah sangat dikenal masyarakat. Selain itu ada kata "berbahaya bagi tubuh manusia". Tulisan saya berikut ini mencoba mengupas aspartam yang ternyata sampai saat ini dianggap "tidak berbahaya" karena belum ada larangan resmi dari Badan POM. Diharapkan masyarakat mendapatkan informasi yang berimbang, tidak bingung, dan tetap terlindungi kesehatannya.
|
|
SELANJUTNYA >>>
|
|
|
Sanitasi Buruk, Ancam Kehidupan |
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
| | Ditulis Oleh Elok Dyah Messwati
Awalnya hanya ada 10 rumah yang mempunyai dan memakai jamban. Munculnya rasa jijik, malu, dan berdosa menjadikan warga Ciseke, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, tidak mau lagi membuang kotoran sembarangan. Seorang spesialis sanitasi lingkungan dan air dari Unicef, Dr Hening Darpito, dalam laporannya menuliskan, dalam tempo sekitar empat bulan, sebanyak 138 keluarga yang menghuni 121 rumah di Ciseke mampu membebaskan diri dari buang air besar sembarangan. |
|
SELANJUTNYA >>>
|
|
|
PERTEMUAN KOORDINASI KESEHATAN MASYARAKAT & UKBM TINGKAT PROVINSI PAPUA BARAT, MELAHIRKAN 13 BUTIR KESEPAKATAN & REKOMENDASI |
|
|
| | Manokwari, dkr Pertemuan Koordinasi Kesehatan Masyarakat dan UKBM tingkat Provinsi Papua Barat yang diselenggarakan di Hotel Century Inn Manokwari 28 Januari 2010, berhasil melahirkan 13 butir kesepakatan dan rekomendasi. |
|
SELANJUTNYA >>>
|
|
|
|
7 BUTIR KESEPAKATAN RAKOR DAN EVALUASI JAMKESMAS PROVINSI PAPUA BARAT |
|
|
| | Manokwari dkr, Setelah tiga hari (25-27 Januari 2010) melakukan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Jamkesmas 2009, bertempat di Mansinam Beach Resort Manokwari, perwakilan Dinas Kesehatan Se-Papua Barat, perwakilan Rumah Sakit Se- Papua Barat, perwakilan PT Askes (Manokwari dan Sorong), serta pengurus Dewan Kesehatan Rakyat Kota Kabupaten Se-Papua Barat, akhirnya berhasil melahirkan 7 butir kesepakatan. |
|
SELANJUTNYA >>>
|
|
|
DPRD Kabupaten Manokwari, Akan Memanggil Kadinkes Kabupaten Manokwari, Direktur RSUD Manokwari, dan Para Kepala Puskesmas di Kabupaten Manokwari, Terkait Belum Maksimalnya pelayanan Pembebasan Biaya Pelayanan Kesehatan Bagi Orang Asli Papua |
|
|
| | Kurang lebih satu tahun sejak dikeluarkannya Surat Edaran Menkes No. 1115/Menkes/XII/2008, Tanggal 1 Desember 2008, Tentang pembebasan biaya pelayanan kesehatan bagi orang asli Papua, yang diberikan oleh Pemerintah pusat, lewat kebijakan Menteri Kesehatan RI, yang pada waktu itu dipimpin oleh Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp.JP(K) melalui program Jamkesmas, ternyata sampai dengan saat ini masih belum dapat dilaksanakan dengan baik di Kabupaten Manokwari. |
|
SELANJUTNYA >>>
|
|
|
Rakyat Bangkitlah ! Pertahankan Jamkesmas ! Tolak Asuransi ! |
|
|
| | Pengangkatan Endang Rahayu Sedyaningsih sebagai Menteri Kesehatan baru menggantikan Siti Fadilah Supari merupakan titik balik kemunduran layanan kesehatan rakyat Indonesia. Program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) sebagai pemenuhan kewajiban negara terhadap hak-hak kesehatan rakyat perlahan dan sistimatis akan dialihkan menjadi asuransi yang akan memungut premi pada rakyat. Program asuransi disiapkan untuk memenuhi kantong-kantong perusahaan asuransi, dokter, rumah sakit dan industri obat dan alat kesehatan. Mereka akan kembali menarik sambil mengumpulkan keuntungan dari rakyat yang sakit. Inilah salah satu program unggulan 100 hari kerja, Menkes Endang Rahayu. |
|
SELANJUTNYA >>>
|
|
|
dr. Usman dari P2JK Depkes RI : Sampaikan Kepada Seluruh Rakyat Papua dan Papua Barat,, Bahwa Bagi Orang Asli Papua Dibebaskan Seluruh Biaya Pelayanan Kesehatan di klas III, Pada Semua Rumah Sakit Pemerintah di Papua dan Papua Barat |
|
|
| Manokwari, 19 Desember 2009 Pembebasan biaya pelayanan kesehatan bagi Rakyat Papua dan Papua Barat, yang sudah di Jamin oleh Pemerintah pusat dalam hal ini Departemen Kesehatan RI, yang waktu itu dipimpin Oleh Menteri Kesehatan RI Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp. JP(K), sampai dengan saat ini masih belum dapat dilaksanakan dengan maksimal di Papua dan Papua Barat. |
|
SELANJUTNYA >>>
|
|
|
Siti Fadilah : Jamkesmas Jangan Diubah jadi Asuransi |
|
|
| |
SRIPO/SOEGENG HARYADI Mantan Menkes Siti Fadillah Supari Sriwijaya Post - Sabtu, 19 Desember 2009 13:33 WIB PALEMBANG - Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari yang kini menjadi Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) mengharapkan sistem Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat) khususnya untuk masyarakat miskin tidak diubah. Perubahan Jamkesmas menjadi asuransi dinilai akan memberatkan masyarakat karena akan mengubah cara, mekanisme dan sebagainya. |
|
SELANJUTNYA >>>
|
|
|
|
Siti Fadilah Kembali Kecam Endang Rahayu |
|
|
| 
JAKARTA--MI: Mantan menteri kesehatan (menkes) yang kini Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres), Siti Fadilah Supari kembali me lontarkan pernyataan mengkritisi kinerja Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih. |
|
SELANJUTNYA >>>
|
|
|
Selamatkan Rakyat! Hati-hati Dengan Obat Kaki Gajah! |
|
|
| | Salah satu yang menjadi andalan program 100 hari Menteri Kesehatan, Endang Rahayu Sedyaningsih adalah pengobatan massal menghadapi wabah kaki gajah (filariasis). Tetapi program tersebut justru mendatangkan bencana kematian dan kesakitan di Kabupaten Bandung pada November 2009 lalu. |
|
SELANJUTNYA >>>
|
|
|
Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dan Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Provinsi Papua Barat, Mengadakan Rapat Koordinasi |
|
|
| Manokwari, 21 Desember 2009 Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dan Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Provinsi Papua Barat, hari ini (21/12) mengadakan rapat kordinasi bersama, guna membahas beberapa hal terkait upaya peningkatan derajat kesehatan rakyat di Papua Barat. Rapat Kordinasi ini di Pimpin langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dr. Victor, E.N.,M.Kes. mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat. |
|
SELANJUTNYA >>>
|
|
|
Fadilah Supari dapat laporan peserta Jamkesmas dikenakan biaya |
|
|
| 19 Desember 2009 | 18:27 | Sosial Siti Fadilah Supari (Yudi/Primair) Palembang - Mantan Menteri Kesehatan RI, Siti Fadilah Supari mengatakan, demi kepentingan rakyat Indonesia program jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) harus dipertahankan, jangan sampai diganti dengan asuransi. |
|
SELANJUTNYA >>>
|
|
|
Menkes Lantik 3 Pejabat Eselon II Depkes RI |
|
|
| 15 Dec 2009 Kemarin (14/12/09), Menteri Kesehatan RI dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH.Dr.PH melantik 3 pejabat eselon II di lingkungan Departemen Kesehatan RI, di Jakarta. Mereka yang dilantik adalah dr. H. Wan Alkadri, M.Sc sebagai Kepala Pusat Kesehatan Haji Sekretariat Jenderal, Dr. dr. Trihono, M.Sc sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Ekologi dan Status Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes), dan dr. Irayanti, Sp.M sebagai Direktur Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Umum Pusat Dr. M. Djamil Padang. |
|
SELANJUTNYA >>>
|
|
|
|
|
|
|
Halaman 2 dari 9 |